"INSENTIF PAJAK MOBIL LISTRIK 2024"
1. Pemerintah telah memberikan insentif pajak mobil listrik melalui Peraturan Menteri Keuangan No 8 Tahun 2024 tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Empat Tertentu dan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Bus Tertentu yang Ditanggung Pemerintah (DTP) Tahun Anggaran 2024.
2. Pasal 4 ayat (2) PMK 8/2024
Pasal diatas mengatur bahwa PPN ditanggung pemerintah atas penyerahan Kendaraan Berbasis Listrik (KBL)
roda empat tertentu dan/atau beberapa baterai bus KBL yang memenuhi TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri)
kriteria nilai 10% dari harga jual.
Artinya, dari tarif PPN saat ini sebesar 11%,
pemerintah menanggung 10% sehingga pembeli hanya dikenakan pajak mobil listrik sebesar 1% dari harga jual.
Sedangkan untuk pembelian bus listrik besar dikenakan PPN DTP sebesar 5% sehingga PPN yang harus dibayar pembeli sebesar 6%.
3. Merujuk pada pasal 3 ayat (2), kriteria nilai TKDN yang memenuhi syarat untuk mendapatkan insentif pajak mobil listrik antara lain :
• Nilai TKDN minimal 40% untuk KBL berbasis baterai kendaraan roda empat tertentu.
• Nilai TKDN paling rendah 40% untuk KBL berbasis baterai bus tertentu.
• Nilai TKDN untuk KBL yang dihubungkan dengan baterai bus bervariasi dari 20% hingga kurang dari 40%.
Sumber : PMK Nomor 8 tahun 2024
tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Empat Tertentu dan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Bus Tertentu yang ditanggung Pemerintah (DTP) Tahun Anggaran 2024.
https://www.instagram.com/Insentif-Pajak-Mobil-Listrik-2024
Link Pemesanan Buku Sengketa Pajak :
https://bit.ly/PemesananBukuSengketaPajakOtomotif
Website : www.hhhconsultant.com
Instagram : @hijrah_hafiduddin - @hhhconsultant